Share a lot of things that are useful to many people

Sabtu, 16 Februari 2013

Keutamaan Niat






Assalamualaikum..
selamat malam ( karena mimin pas nulis lagi tengah ) ouh yah mekasih banyak yah buat sahabat- sahabatku yang sudah bersediah meluangkan waktu untuk mengintip tulisan sederhanaku ini . oke langsung saja yah sahabat saya  akan mencoba membahas sebuah buku yang cukup menginspirasi dan membuat diri ini sedikit mengerutkan kedua alis mata untuk lebih berkonsentrasi untuk membacanya . kali ini bahasannya adalah tentang  " Niat " saya mengutip beberapa hadist yang di rangkum dalam buku " cara cerdas hafal Al- Qur'an karya Dr . Raghib As - Sirjani . dan DR . Abdurrahman Abdul Khaliq , saya anggap buku ini harus saya tulis dalam blog saya , karena ini sangat penting , penting dan penting banget  (>o<)
hemm ., kenapa bahasanya begitu sederhana min ? hehe , iya walaupun kelihatannya ini umum namun sebenarnya ini salah satu hal yang penting untuk kita pahami bersama sebagai tindakan awal agar tak salah dalam berniat , dan di akhirat kelak kita semua dapat mempertangung jawabkan niat kita tersebut .

Niat 
apa itu niat ?
Niat bisa disebut juga dengan ‘Al-Qashdu‘yang memiliki arti keinginan atau tujuan untuk mencapai sesuatu. tentu setiap dari diri ini mempunyai keinginan dan tujuan dalam hidup dan mulai mencari jalan untuk mencapainya tanpa kita sadari kita telah berniat , maka berhati- hatilah dengan awal niat yang terbenak dalam diri . dalam buku yang saya baca

Rasulullah bersabda

"Barangsiapa yang mempelajari suatu ilmu yang ( semestinya ) diperuntukkan kerana Allah semata , tetapi ia mempelajarinya hanya untuk memperoleh kenikmatan duniawi maka ia tidak akan mencium aroma wangi surga pada hari kiamat kelak " ( HR. Abu Dawud dan Abu Hurairah )

Begitu saya mendengar hadist sahih ini , saya langsung mengucap istighfar . saya takut bila ada niatan yang salah dari awal yang saya tak sadari . semoga sahabat sekalian setelah membaca hadist ini selalu mengingatnya betapa penting niat itu . :)

Hadist dari Abu Hurairah menerangkan bahaya dari kerugian orang yang melakukan amal kebaikan hanya demi ridha manusia dan bukan dalam rangka mencari ridha Allah SWT .
Dalam hadist ini di jelaskan beberapa amalan yang pertama di hisab :

 1) Orang yang Mati syahid

"Sesungguhnya orang yang pertama kali diadili pada hari kiamat nanti adalah orang yang Mengaku Mati Syahid . Iapun didatangkan ( dihadapan Allah ) dan Allah menyebutkan berbagai nikmat dan Anugerah-Nya kepada orang itu dan ia pun mengakuinya
Allah bertanya : " Apa yang kamu lakukan dengan berbagai nikmat ini ? "
Orang ini menjawab : " Saya berperang karenaMu hingga Syahid "
Allah menjawab : " Tidak , kamu dusta . kamu berperang supaya kamu dikatakan pemberani dan didunia telah kamu dapatkan gelar tersebut " ( maka diseretlah orang itu dengan wajah di tanah dan dilemparkan kedalam api neraka)

2) Orang yang mempelajari , menghafal , mengajarkan Al-Qur'an
Orang yang telah mempelajari , menghafal , mengajarkan Al-Qur'an ia pun didatangkan ( dihadapan Allah )
dan Allah menyebutkan berbagai nikmat serta anugerahNya kepada orang ini , dan ia pun mengakuinya
Allah bertanya : " Apa yang kamu lakukan dengan berbagai nikmat ini ? "
Orang ini menjawab : : " Saya mempelajari ilmu dan saya mengajarkannya , dan saya juga menghafal Al-Qur'an karenaMu "
Allah menjawab : " Tidak , kamu dusta . kamu mempelajari Al-Qur'an karena kamu ingin dikatakan alim , dan kamu menghafal Al-Qur'an supaya kamu dikatakan Qari ( seorang penghafal ) dan kamu telah dapatkan di dunia . ( maka diseretlah orang itu dengan wajah di tanah dan dilemparkan kedalam api neraka)

3) Orang yang di karuniai  Allah keluasan Rezeki dan kekayaan
Orang yang telah di karuniai oleh Allah kekuasaan rezeki dan kekayaan itu pun di datangkan  ( dihadapan Allah ) dan Allah menyebutkan berbagai nikmat serta anugerahNya kepada orang ini . dan ia pun mengakuinya
Allah bertanya : " Apa yang kamu lakukan dengan berbagai nikmat ini ?
Orang ini menjawab : " Tiada kesempatan yang berinfak padanya Engkau sukai melainkan saya selalu berinfak dijalan tersebut karena Mu "
Allah menjawab : " Tidak , kamu dusta. kamu melakukan semua itu supaya kamu dikatakan seorang yang dermawan dan itu sudah kau dapatkan "  ( maka diseretlah orang itu dengan wajah di tanah dan dilemparkan kedalam api neraka)  ( HR . Muslim , An Nasa'i dan Ahmad )

dalam hadist ini yang saya tangkap , Allah ingin menjelaskan betapa pentingnya Niat dan seberapa besarkah niat ikhlas dalam diri hambanya . betapa berbahayanya mencari ridha manusia di atas ridha Allah .setalah membaca ini kita sama - sama beristighfar kepada diri ini semoga niatan dari sahabat sekalian menuntun kepada murni keRidhaNya dan semoga tak pernah terbesit untuk yang lainnya :')


Semoga ada manfaat dari tulisan ini . tulisan yang saya buat ini jauh dari kesempurnaan dan bersifat untuk memperbaiki diri saya dan mengamalkan ilmu , atas kehendakNya tulisan demi tulisan telah di permudah OlehNya semoga tidak ada niat diri ini dan niatan sahabat sekalian yang agaknya menyimpang , iya kita sama - sama saling mengingatkan yah :') lebarkan tangan untuk menyemangati dakwah ini bersama , perlu di ketahui dakwah tidak hanya menjadi kewajiban ustad , ustadzah , semua perlu menjalani ini terutama umat muslim yang berniat untuk mencari RidhaNya :')
saya yakin semua sahabat yang telah bersedia membaca tulisan saya ini semua mempunyai niat untuk mencari RidhaNya . Aamiin Insya Allah .


 udah dulu yah sahabat ukhti :) saya pamit undur diri sudah malam dan makin larut saja . saya takut tulisan saya makin ngawur ( berrkhayal ) nantinya . salam ukhuwah semuanya :D senang bersahabat dengan kalian semua .



_ Musdalifah _


 








Read More

Kamis, 14 Februari 2013

Gadis hafiz Al-Qur'an

Assalamualaikum wr wb . apa kabar semuanya ? masih tetap istiqomah dijalanNya kan ? Aamiin Allahuma 'aamiin wah sudah lama nampaknya saya tidak menulis lagi seperti menghilang ditelan sang rembulan ?*eaa apa coba maksudnya min ??  sensor aja tulisan yang tadi mari kita masuk ketopik yang serius
***

Bismillah .
saya mencoba untuk mencerikan beberapa kisah menakjubkan versi saya , semoga tulisan ini lebih banyak memabawa maslahatnya ketimbang mudhorotnya . Aamiin . beberapa hari ini kemarin saya semacam mendapat jalan dariNya  . mengapa saya katakan seperti ini karena saya mendapat semacam semangat baru untuk lebih mengejar ridha dariNya . ini karena serangan Seorang gadis yang cantik parasnya ini lebih akrab dipanggil dengan sebutan Titta  , gadis yang baru lulus dari status siswi SMA yang tahun ini akan segera mendapatkan status mahasiswi Aamiin Insya Allah .
sebenernya apa yang membuat mimin begitu kagum dengan  nissa ? mungkin sahabat sekalian akan bertanya - tanya mengenai hal ini , ya ini semua berawal dari pertemuan kami di pondok pesantren Maqdis di daerah Riung , Bandung . saya mengenal Maqdis dari teteh kelas saya bernama teh Vita , saya juga kagum dengan teh Vita dan masih banyak lagi teteh2 yang dapat membawa saya untuk istiqomah , memang Allah nampak memberikan kasihNya dengan mempertemukan saya dengan Nissa ini , ia adalah salah satu santri yang terbilang muda disana ,saya mendapatkan info ,sebelum lanjut mengapa saya mengaggumi titta salah , saya akan mencoba mendeskripsikan asal muasal pesantren Maqdis ini info yang saya dapat dari santri-santri disana sungguh mereka begitu ramah dengan saya dan menjelaskan secara jelas jadi  Maqdis adalah salah satu lembaga bimbingan tahfiz Al-Qur'an dan Hadist sahih yang Syukur Alhamdulillah berkembang dengan baik , sehingga lembaga ini melebarkan sayapnya dengan membuat pondok pesantren Maqdis dan baru- baru ini membuka biro jasa Haji dan Umroh  :) .
pondok itu memang baru saja didirikan kurang lebih dua tahun silam tetapi sungguh saya merasakan hal yang belum pernah saya rasakan sebelumnya  .mungkin saya akan mendeskripsikannya dengan nama pondok perindu syurga . disana saya melihat impian dan cita-cita dari santri- santri yang shaleha ini . salah satu yang saya baca saat itu , santri itu menuliskan tulisannya untuk kedua orang tuanya iya kurang lebih sperti ini tulisannya

" Tak selamanya diri ini dapat bersamamu ummi abi tapi yakinlah doa dan ikhiarku disini semata- mata untuk mengahadiahkan kalian  syruga , kado yang kekal dariku untuk segala pengorbanan kalian " --
" selalu jaga pondok ini dengan kebersihan karena kebersihan sebagian dari iman , pondokku = rumahku = syurgaku"--

 ini adalah note mereka yang tak senggaja saya baca didinding buletin Maqdis .  ini spontan saya baca dan begitu menyentuh saya . ini belum seberapa dengan sentuhan qalbu yang mereka berikan kepada saya , ini dia gadis berparas cantik bernama titta , ini adalah kesan pertama saya kepadanya  . hal umum seperti seumurannya iya masih terlihat seperti lugu dan lucu . perbincangan panjang dan senda gurau kita lewati bersama  terkahir saat saya ingin pulang ia mengajakku menginap di sana ,
" teh mau kemana ? nginep aja disini :) "
yah saya yang  saat itu hendak pulang aggaknya tersentuh dan mengatakkan
" aduh maaf yah titta , teteh belum izin sama om tante buat nginap disni , nanti kita ketemu lagi yah ? . gpp kan yah ? hehe "
iya deh teh :) hehe . " saat itu saya hendak diatar pulang oleh teteh saya , teh vina namanya .
" ayu dik , habis ini teteh mau setoran hafalan sama titta , ia sudah hafiz 30 Juz , teteh mau nyusul Insya Allah " kata teh vina disela- sela waktu saat saya sedang memakai kaos kaki ...

Satu kata saat itu dengan muka yang terkejut kagum " Subhanallah " sungguh saat saya mendengarnya bulu kuduk saya merinding saya telak jauh sekali dengan titta padahal umur lebih tua dibandingkan titta perbuatan apa yang saya lakukan sehingga diri ini tidak menuggunakan waktu dengan lebih banyak menghafal dan mengkaji Al - Qur'an ? :') *spontan diri ini langsung merasa malu kepada titta dan teh vani .  yang begitu giat menghafalkan dan mengkaji Al-Qur'an ..
ini pengalaman pertama saya bersalaman dengan seorang gadis yang hafiz Al-Quran lengkap 30 juz , dan mempunyai teteh yang kuanggap teteh sendiri yang begitu giat menghafal Al-Qur'an insya Allah akan menyusul jejak dik Titta :')

Mungkin sebagian orang akan anggap saya terlalu lebay . tapi memang inilah pengalaman yang belum pernah saya dapat , pengalaman yang berarti buat hidup saya . sejak itu saya mencoba memaknai hidup dan belajar menghargai waktu tiap detiknya . ..
semoga dengan tulisan ini ada hal yang dapat kita petik .:)

insya Allah ketika diri ini mempunyai niat yang baik Allah akan mempermudah jalan dan niatan itu , jangan menyerah untuk mengejar ridha dariNya .

( bahan muhasabah )
> Terkadang diri ini merasa lebih padahal masih banyak kekurangan dalam diri ini . saya percaya semua manusia yang Allah ciptakan mempunyai kelebihan dan kekurangan masing- masing dan tentunya tidak akan sama dengan yang lainnya . kesimpulannya lakukan semaksimal mungkin dengan apa kelebihanmu dengan niat mencari ridhoNya  dan tutupi kekuranganmu dengan mencoba memperbaiki diri menjadi lebih baik ..
Kita sama - sama ukhti , mengejar kebagian bukan hanya dunia tapi juga akhirat . Aamiin Allahumaamiin :')



#maaf tulisan ini masih perlu banyak koreksi maklum saja ya , bukan penulis :) hehe kurang lebihnya mohon di maafkan yah terima kasih banyak buat sahabat yang setia mau membaca tulisan ku yang sederhana ini :)

sahabat ini ada linknya kalo mau tau lebih lanjut---->  http://www.maqdis.s5.com/

_Musdalifah_


Read More

Senin, 04 Februari 2013

Al-Ummu madrasah al-ula


Bismillah 
Al-Ummu madrasah al-ula (Ibu adalah sekolah pertama [bagi anak-anaknya]). Kata-kata hikmah ini sudah lama kita dengar. Bukan hanya ‘sekolah pertama’, ibu sejatinya adalah ‘sekolah utama’ bagi putra-putrinya. Jika ada seseorang menjadi ulama, ilmuwan, tokoh ternama, atau pahlawan ksatria, maka lihatlah ibu mereka. Tentu karena ibu berperan besar dalam membentuk watak, karakter dan kepribadian anak-anaknya. Ia adalah sekolah pertama dan utama sebelum si kecil mengenyam pendidikan di sekolah mana pun.
Layaknya sekolah, ibu sejatinya adalah ‘gudang ilmu’, ‘pusat peradaban’ dan ‘wadah’ yang menghimpun sifat-sifat akhlak mulia. Hanya dari ‘sekolah’ semacam inilah lahir anak-anak yang shalih, cerdas, alim, berakhlak mulia, memiliki semangat jihad yang tinggi dan seluruh sifat-sifat agung Mukmin bertakwa. Pertanyaannya, sudahkah para ibu menjadi sekolah pertama dan utama; sebagai ‘gudang ilmu’, ‘pusat peradaban’, dan ‘wadah’ yang menghimpun seluruh sifat akhlak mulia? Jika belum, jangan harap dari mereka lahir anak-anak hebat; generasi Muslim istimewa dengan seluruh sifat kemuliaannya.
*****
Salah satu wanita yang tercatat dalam sejarah sebagai ‘gudang ilmu’, ‘pusat peradaban’ dan ‘wadah’ yang menghimpun sifat-sifat akhlak mulia adalah Ummu Sulaim ra. Ia adalah Ibunda Anas bin Malik ra.. Anas ra. pernah berkisah, sebagaimana dituturkan oleh Adz-Dzahabi: Suatu ketika Nabi saw. berkunjung ke rumah Ummu Sulaim ra. Nabi saw. menuju salah satu sisi rumahku, kemudian shalat sunnah dua rakaat dan mendoakan Ummu Sulaim ra. dan keluarganya. Lalu ibuku berkata kepada beliau, “Ya Rasulullah, aku memiliki hadiah khusus untukmu.” Beliau bertanya, “Apa itu?” Ibuku menjawab, “Orang yang siap membantu engkau. Dia Anas, anakku.” Seketika Rasulullah saw. memanjatkan doa-doa untukku hingga tak tersisa satu pun dari kebaikan dunia dan akhirat melainkan beliau doakan bagiku.
Alangkah besar kecintaan Ummu Sulaim ra. kepada Rasulullah saw. hingga ia rela menghadiahkan buah hatinya yang baru berumur delapan tahun kepada beliau.
*****
Ummu Sulaim ra. termasuk wanita yang cemerlang akalnya. Ia juga penyabar dan pemberani. Ketiga sifat mulia inilah yang menurun kepada Anas ra. dan mewarnai perangainya.
Kecerdasan Ummu Sulaim ra. tampak, misalnya, saat ia hendak dilamar Abu Thalhah setelah suami pertamanya meninggal. Saat meminang dirinya, Abu Thalhah masih dalam keadaan musyrik. Karena itu Ummu Sulaim menolak pinangan Abu Thalhah sampai dia mau masuk Islam. “Sungguh tidak pantas seorang musyrik menikahi aku. Tidakkah engkau tahu, hai Abu Thalhah, bahwa berhala-berhala sesembahanmu itu dipahat oleh budak dari suku anu,” sindir Ummu Sulaim. “Jika kau sulut dengan api, ia akan terbakar,” lanjutnya lagi.
Abu Thalhah pun berpaling dari rumah Ummu Sulaim ra. Akan tetapi, kata-kata Ummu Sulaim ra. tadi amat membekas di hatinya. “Benar juga,” gumamnya. Tak lama kemudian, Abu Thalhah menyatakan keislamannya. “Aku telah menerima agama yang kau tawarkan,” kata Abu Thalhah kepada Ummu Sulaim ra. Lalu berlangsunglah pernikahan mereka berdua. “Ummu Sulaim tidak meminta mahar apapun selain keislaman Abu Thalhah,” kata Anas ra. dalam suatu riwayat.
Adapun ketabahan Ummu Sulaim ra. tampak saat salah seorang putranya kesayangannya meninggal. Nama putranya itu adalah Abu Umair. Abu Umair tidak berumur panjang. Ia dipanggil oleh Allah ketika masih kanak-kanak. Anas ra. bercerita:
Suatu ketika Abu Umair sakit parah tatkala azan isya berkumandang. Seperti biasanya Abu Thalhah berangkat ke masjid. Dalam perjalanan ke masjid, Abu Umair dipanggil oleh Allah. Dengan cepat Ummu Sulaim mendandani jenazah anaknya, kemudian membaringkannya di tempat tidur. Ia berpesan kepada Anas agar tidak memberi tahu Abu Thalhah tentang kematian putra kesayangannya itu. Kemudian ia pun menyiapkan hidangan makan malam untuk suaminya.
Sepulangnya dari masjid, seperti biasa Abu Thalhah ra. menyantap makan malamnya memudian menggauli istrinya. Di penghujung malam, Ummu Sulaim ra. berkata kepada suaminya, “Bagaimana menurutmu keluarga si fulan? Mereka meminjam sesuatu dari orang lain, tetapi ketika diminta mereka tidak mau mengembalikannya; merasa keberatan atas penarikan pinjaman itu.” Jawab Abu Thalhah, “Tentu mereka telah berlaku tidak adil.”. Ummu Sulaim ra. berkata lirih, “Ketahuilah, sesungguhnya putramu adalah pinjaman dari Allah dan kini Allah telah mengambilnya kembali.” Jawab Abu Thalhah, “Inna lilLahi wa inna ilayhi raji’un.” Ia tampak pasrah.
Bagaimana dengan keberanian Ummu Sulaim ra.? Anas ra. menceritakan bahwa suatu ketika ayahnya, Abu Thalhah, berpapasan dengan Ummu Sulaim ketika Perang Hunain. Abu Thalhah melihat di tangan Ummu Sulaim ada sebilah pisau. Abu Thalhah segera melaporkan hal itu kepada Rasulullah saw. “Ya Rasulullah, lihatlah Ummu Sulaim keluar rumah sambil membawa pisau,” kata Abu Thalhah.  Ummu Sulaim ra. berkata, “Ya Rasulullah, pisau ini sengaja kusiapkan untuk merobek perut orang musyrik yang berani mendekati aku.”
*****
Ummu Sulaim ra., sosok agung inilah yang melahirkan Anas bin Malik, salah satu dari tujuh sahabat yang banyak meriwayatkan hadis. Anas bin Malik ra. bahkan telah banyak ‘meluluskan’ ulama-ulama hebat dalam sejarah.  Tidak aneh karena Anas adalah seorang mufti, qari’, muhaddits dan perawi. Anas bin Malik ra. banyak mencetak sejumlah ulama dan orang-orang penting di antaranya adalah Hasan al-Bashri, Ibnu Sirin, Asy Sya’bi, Abu Kilabah, Makhul, Umar bin Abdul Aziz, Tsabit al-Banani, Bakar bin Abdillah al-Mazani, az-Zuhri, Qatadah, Ibn al-Munkadir, dan masih banyak nama lainnya.
Jangan lupa, kehebatan dan keagungan Anas bin Malik ra. hingga melahirkan banyak tokoh Islam salah satunya karena keberhasilan ibundanya, Ummu Sulaim ra., dalam memerankan ‘sekolah pertama dan utama’ bagi putra kesayangannya itu sejak ia masih kanak-kanak. Bagaimana dengan para ibu Muslimah saat ini?
Wama tawfiqi illa bilLah wa ‘alayhi tawakaltu wa ilayhi unib. [Arief B. Iskandar]



#share Hizbut Tahrir Indonesia 
Read More

jadikan hidup lebih hidup

Assalamualaikum wr wb .
Sahabat- sahabatku ukhti fillah . saya akan mencoba mengangkat ilmu yang saya dapat dari buku yang saya baca judul bukunya" Sobat Temukanlah Hidupmu"  buku ini telah banyak menginspirasi hidup saya dan alangkah indahnya bila saya mengamalkannya kepada sahabat-sahabatku ukhti fillah . mari kita berlomba - lomba berbuat kebaikan ( fastaqul khoirot )

Sebenernya apa sih tujuan hidup itu ?

saya akan mencoba menjelaskan dengan prumpamaan sungai dengan segala penampakan yang ada didalamnya
kalau kita perhatikan sungai , mulai dari warna air di sungai itu , kedalamannya dan ikan - ikan yang hidup didalamnya . bila dilihat secara detail lagi maka akan terlihat batu , kerkil , ranting yang mengapung dan sampah pemen misalnya yang terlihat . terus apa hubungannya min dengan perumpamaan dan tujuan hidup tadi . tentu ada , setelah kita melihat dimana fenomena penampakan sungai dan yang ada disekelilingnya maka kita akan melihat ranting- ranting yang mengapung ikut terbawa arus kemana arus sungai pergi , mereka tidak tahu sebenernya mereka dibawa sampai kemana , mereka hanya bisa mengikut arus sungai tersebut , coba kita liat lagi bagaimana dengan batu yang ada didalam sunga tadi ? ?
yup batu dan kerikil yang tadi . kita masih bisa melihat bagaimana batu itu tetap berada pada tempatnya yah walaupun sesekali iya terbawa arus tapi iya tetap ada diposisi itu , bisa dibilang tidak ada progges kedepannya , hanya berkutik disitu situ aja . ada arus sungai bisa iya tahan dengan dirinya tapi  yah itu tetap pada tempatnya . tapi coba kita lihat  dan perhatikan bagaimana kehidupan ikan - ikan kecil didalam sungai tadi , sekalipun tubuhnya kecil , sesekali ia terbawa arus sungai yang kuat tapi pada saat yang bersamaan pula kita dapat melihat ikan kecil tadi berusaha melawan arus . singkatnya kita dapat melihat fenomena ini secara nyata , nah pertanyaan saya kali ini

Apakah sahabat-sahabatku ini ingin hidupnya seperti apa ?

apakah ingin hidup seperti , kayu dan ranting yang rapuh sejatinya mereka hanya bisa pasrah , mencari aman , tanpa mengetahui apakah itu baik untuk dirinya , tak tahu arah tujuan hidupnya mau dibawa kemana .
apakah menjadi batu yang sesekali iya ikut terbawa tapi karena hanya untuk mempertahankan dia hanya bisa mempertahankan dtempat situ - situ aja , dari kemarin sampai besok tempatnya hanya disitu- situ aja .
ataukah hidup nan singkat ini ingin dilakukan seperti ikan- ikan kecil di sungai tadi dimana terkadang ia tebawa arus tetapi ia mencoba untuk melawan arus deras tadi . ia mencoba tidak terbawa arus sungai dan alhasil dia pun tak akan tebawa karena usaha nya yang terus melawan arus sungai tersebut . nah pehatikan juga kehidupan kita apa udah bener seperti ikan yang " hidup" atau seperti ranting kayu , dan batu yang :" mati " ?

nah , mengenai jati diri kita harus mengetahu sebenernya kita ini siapa sih ? habis itu hidup kita ini mau dibawa kemana hidup kita ini mari kita coba renungkan dengan akal yang telah Allah SWT berikan kepada kita , tidak mungkin alam semesta ini bersama makhluk hidup lainnya bisa ada dengan sendirinya dan bisa hidup dengan sendrinya  tentunya mereka mempunyai keterbatasan , siapa lagi yang menopang kehidupan mereka selain Dzat yang terlah menciptakan mereka . dimana pasti Dzat tersebut berbeda dengan bentuk yang dibuatNya .
saya coba mengillustrasikan kembali yah ,
hemm , Sahabatku sekalian percayakah kamu akan pakaian yang sahabat pakai ada yang membuatnya ? mungkin sahabat akan lantang dengan menjawab " tentu ada min ! 

hemm balik lagi saya mau tanya  itu yang buat baju kira- kira sama ngak sih rupanya dengan baju yang iya buat ?  tentu sahabat menjawab "yah pasti rupanya ngak akan sama dengan yang dibuat dong min "

hemmmm . terus kira-kira sahabat pernah liat ngak siapa yang bikinnya 
mungkin sahabat-sahabat akan bilang ngak tau min , tapi yang jelas saya yakin ada yang membuat baju itu "

hemmmmmm , coba kalo baju itu di buat tanpa ada petunjuk cara " membuat baju yang baik dan benar " bakalan jadi itu baju menjadi baju yang diinginkan misalnya ? sahabat- sahabat pasti bilang
" yang akan jadi dong min bajunya setiap membuat sesuatu kan harus ada petunjuknya dan aturan , orang masak aja ada tahapannya biar jadi masakan yang enak hehehe :) "
 YUP ...... betul sekali itu artinya sahabat udah bisa membedakan ... ><

naaaah kalo illustrasi saya sampai kepada pemikiran sahabat- sahabat hingga sahabat meyakinin ada yang membuat baju itu , walaupun sahabat ngak pernah liat wujudnya gimana  , entah ia manusia atau mesin tapi disini saya mau tekankan sahabat sebenernya " Yakin " lantas apa hubungannya dengan llustrasi ini dengan topik yang mimin bahas (?) , jelas ada dong ketika sahabat- sahabat mempercayai setiap yang ada didunia ini selalu ada yang menciptakan , dan yang menciptakan tentu tidak akan sama dengan yang diciptakan . maka dari itu kita sebagai orang yang meyakiniNya selalu mencoba menjadikan diri ini patuh terhadap segala aturan dari Sang PenciptaNya agar menjadi manusia yang lebih baik :')
bukannya begitu tujuan Allah SWT menciptakan makhluk- makhlukNya

yukkk .mari sahabat-sahabat jadikanlah hidup ini lebih hidup dengan mentaati segala perintah dan aturan dariNya :')

_Musdalifah_

Read More

Sabtu, 02 Februari 2013

no to Valentine

Assalamualaikum wr .wb
salam blogger sejati hehe, salam juga untuk bulan februari yang katanya penuh dengan kasih sayang , walaupun sebenarnya kasih sayang ngak cuman di berikan pas bulan februari aja tapi bulan-bulan yang lain juga harus menjadi bulan kasih sayang , bulan kasih sayang ke siapa nih min ? iya bulan kasih sayang kepada Allah dan RasulNya, lalu ke pada orang tua tentunya :)
saya mau nanya sebenernya makna dari hari valentine itu apa yah ?
apakah itu tradisi agama islam kah yang harus dijadikan momment special untuk dirayakan .

yah saya rasa hal yang tak asing lagi dizaman seperti ini menganggap "valentine "sebagai hari yang tak boleh terlewatkan oleh sebagian orang , tidak banyak teman-teman yang merasa galau karena belum mendapatkan pacar , ketar ketir yang dirasakan , gelisah tak menentu ketika yang lain sudah mempunyai planing dengan kekasihnya saat valentine tiba ( yang entah itu sudah halal apa belum )

kira2 gini raut menjelang valentine hehe kaya miku

 
yup ini bukti yang nyata bukan ? galau kayanya sudah menjadi trend dikalangan kita yang sudah aqhil baliq .
 ditambah  lagi  dengan media massa yang tidak bertanggung jawab mempromosikan acara-acara menjelang valentine , membuat konser musik menyambut valentine , atau menayangkan film-film yang mengandung romantisme , di tambah lagi dengan supermartket yang mencoba menawarkan produk-produknya diberi tulisan-tulisan  "love" " happy valentine" dsb . seketika menjelang hari itu semua berubah menjadi merah muda , penuh hiasan bunga , coklat dsb .

Sejatinya ketika kita mengikuti suatu tradisi ,seharusnya kita mengetahui asal usulnya agar tak salah melangkah , saya yakin sahabat- sahabat blogger ini sudah mengetahui mudhoratnya acara (yang katanya special ini)

coba mari kita simak bareng- bareng dari mana sebenarnya hari Valentine itu ?

Perayaan hari Valentine termasuk salah satu hari raya bangsa Romawi paganis (penyembah berhala), di mana penyembahan berhala adalah agama mereka semenjak lebih dari 17 abad silam. Perayaan valentine tersebut merupakan ungkapan dalam agama paganis Romawi kecintaan terhadap sesembahan mereka.

Perayaan Valentine's Day memiliki akar sejarah berupa beberapa kisah yang turun-temurun pada bangsa Romawi dan kaum Nasrani pewaris mereka. Kisah yang paling masyhur tentang asal-muasalnya adalah bahwa bangsa Romawi dahulu meyakini bahwa Romulus (pendiri kota Roma) disusui oleh seekor serigala betina, sehingga serigala itu memberinya kekuatan fisik dan kecerdasan pikiran. Bangsa Romawi memperingati peristiwa ini pada pertengahan bulan Februari setiap tahun dengan peringatan yang megah. Di antara ritualnya adalah menyembelih seekor anjing dan kambing betina, lalu dilumurkan darahnya kepada dua pemuda yang kuat fisiknya. Kemudian keduanya mencuci darah itu dengan susu. Setelah itu dimulailah pawai besar dengan kedua pemuda tadi di depan rombongan. Keduanya membawa dua potong kulit yang mereka gunakan untuk melumuri segala sesuatu yang mereka jumpai. Para wanita Romawi sengaja menghadap kepada lumuran itu dengan senang hati, karena meyakini dengan itu mereka akan dikaruniai kesuburan dan melahirkan dengan mudah.


hemm , coba kita telaah bersama terus valentine itu diambil dari nama apa min ?
 
\nih Valentine adalah seorang pendeta yang hidup di Roma pada abad ke-III. Ia hidup di kerajaan yang saat itu dipimpin oleh Kaisar Claudius yang terkenal kejam. Ia sangat membenci kaisar tersebut. Claudius berambisi memiliki pasukan militer yang besar, ia ingin semua pria di kerajaannya bergabung di dalamya.

Namun sayangnya keinginan ini tidak didukung. Para pria enggan terlibat dalam peperangan. Karena mereka tak ingin meninggalkan keluarga dan kekasih hatinya. Hal ini membuat Claudius marah, dia segera memerintahkan pejabatnya untuk melakukan sebuah ide gila.

Claudius berfikir bahwa jika pria tidak menikah, mereka akan senang hati bergabung dengan militer. Lalu Claudius melarang adanya pernikahan. Pasangan muda saat itu menganggap keputusan ini sangat tidak masuk akal. Karenanya St. Valentine menolak untuk melaksanakannya.

St. Valentine tetap melaksanakan tugasnya sebagai pendeta, yaitu menikahkan para pasangan yang tengah jatuh cinta meskipun secara rahasia. Aksi ini akhirnya diketahui oleh kaisar yang segera memberinya peringatan, namun ia tidak menggubris dan tetap memberkati pernikahan dalam sebuah kapel kecil yang hanya diterangi cahaya lilin.

Sampai pada suatu malam, ia tertangkap basah memberkati salah satu pasangan. Pasangan tersebut berhasil melarikan diri, namun malang St. Valentine tertangkap. Ia dijebloskan ke dalam penjara dan divonis hukuman mati dengan dipenggal kepalanya. Bukannya dihina oleh orang-orang, St. Valentine malah dikunjungi banyak orang yang mendukung aksinya itu. Mereka melemparkan bunga dan pesan berisi dukungan di jendela penjara dimana dia ditahan.

Salah satu dari orang-orang yang percaya pada cinta kasih itu adalah putri penjaga penjara sendiri. Sang ayah mengijinkan putrinya untuk mengunjungi St. Valentine. Tak jarang mereka berbicara lama sekali. Gadis itu menumbuhkan kembali semangat sang pendeta. Ia setuju bahwa St. Valentine telah melakukan hal yang benar alias betul

nah setelah tau asal usul nama va-len-tine ,mungkin  sebagian sahabat mau tau mengapa harus tanggal 14 februari , kenapa ngak tgl 20 februari misalnya ? 

Ia karena  pada hari saat ia dipenggal alias dipancung kepalanya, yakni tanggal 14 Februari ngak tahu tahun berapa, St. Valentine menyempatkan diri menuliskan sebuah pesan untuk gadis putri sipir penjara tadi, ia menuliskan Dengan Cinta dari Valentinemu.

Pesan itulah yang kemudian mengubah segalanya. Kini setiap tanggal 14 Februari orang di berbagai belahan dunia merayakannya sebagai hari kasih sayang. Orang-orang yang merayakan hari itu mengingat St. Valentine sebagai pejuang cinta.

begitulah kisah hidupnya Valentine klo saya boleh berargumen sebenernya ini hanyalah pandangan jahiliyah karena apa karena perayaan ini termasuk perayaan animisme . dimana masih mempercayai hal- hal yang tak jelas asal usulnya .

bila di kaitkan dengan hadist Rasulullah SAW  Barang siapa yang meniru atau mengikuti suatu kaum (agama) maka dia termasuk kaum (agama) itu"

yah semoga kita bukan orang-orang yang merayakan perayaan kaum nan tak jelas ini .
karena segala perbuatan nantinya akan dipertanggung jawabkan dan semoga saat kita semua dibankitkan dari Alam kubur diri ini dan tentunya sahabat sahabatku tetap pada barisan Nabi Muhammad SAW . Aamiin


tulisan ini dibuat semata-mata untuk saling mengingatkan sesama umat Muslim :')
saya mohon maaf bila banyak kekurangan pada postingan dari saya .

dan saya mau berterima kasih juga  untuk

 http://ugiq.blogspot.com/2010/01/sejarah-hari-valentine-mitos-valentine.html


wasallamualaikum .



Read More

Jumat, 18 Januari 2013

Ibu sang pemilik kerajaan Rahim

Assalamualaikum wr wb , sebenernya niat saya buka internet mau ngerjain tugas , ehh ternyata nyasarnya malah kesini ,hadeuh gimana sih mimin ini   :p . sekarang  Ingin cerita tentang  "ibu  " , loh min kan hari ibu udah lewat !   walaupun hari ibu sudah lewat hanya kasih sayangnya tidak akan pernah terlewatkan .. Yah ia adalah Ibumu,  ibunda seluruh Kerajaan Alam Rahim - Rahim- . (sebenernya saya juga belum baca lebih lanjut tentang Novel ini , hanya begitu mendengar kata2 ini dari Teteh saya dikampus saya langsung terharu memabacanya  . (>o<) )
bukan maksud untuk mendewakan quotes juga , tidak lain quotes ini menyadarkan saya akan "bahasa" karena bahasa dapat membuat orang senang , karena bahasa juga membuat orang sedih . yah ini balik lagi kepada niatan kita bagaimana kita untuk mempergunakan bahasa yang kita miliki apakah bahasa itu ingin membuat orang senang membacanya dan mendapatkan pahala atau malah sebaliknya membuat bahasa yang kasar atau tidak layak hingga membuat orang yang membacanya bersedih . itu semua balik pada pilihan sahabat semua .

***
Bismillah sekarang mulai serius ,yah :)
"Ibumu adalah ibunda seluruh kerajan Alam Rahim "  saya setuju sekali dengan bahasa ini, terlebih Rasulullah menegaskan pentingnya berbakti kepada ibu hingga mengucapkan tiga kali "ibumu, ibumu , ibumu baru ayahmu "   subhanallah begitul pentingnya bakti anak kepada ibu. dalam rahimnya ibu telah membuktikan  perjuangan mengasihi menyanyangi saya dalam Rahimnya , saya yakin ibu tidak pernah berkeluh kesah dengan kehadiran saya dalam rahimnya , dan saya yakin sebelum saya hadir dalam rahimnya saya telah dinanti oleh ibu ,  ibu begitu kuat hingga iya mampu membuat kerajaan Alam rahim hingga saya terjaga dari panasnya terik matahari atau dinginnya udara kala malam hari selama 9 bulan lamanya , ibu selalu membawa kerjaan itu selama 9 bulan lamanya , padahal ibu belum pernah melihat saya  , setiap ibu akan melakukan dan berjuang apapun untuk anaknya , bahkan nyawa menjadi taruhannya . ini semua adalah  wujud cinta yang Hakiki yang Allah berikan kepada saya  . Alhamdulillah .
tapi banyak hal yang membuat saya lupa akan pemilik kerajaan Rahim ini , saya lupa akan perjuangannya akan segalanya ia berikan , saya lupa akan pelukan yang ibu berikan kepada saya saat saya hanya bisa menangis ,semoga Allah mengampuni dosa2 saya yang tanpa saya sadari telah membuat hati ibu terluka.
 suatu hari ketika saya dengan ibu saya sedang berbincang hangat di ruang tamu ibu mengatakan seperti ini kepada saya
" nak , ibu sedih kalau kamu sedih , ibu kuat karena kamu , kalau kamu tidak menjadi wanita yang kuat bagaimana ibu bisa sekuat ini ? ,kamu adalah penguat ibu , cuman kamu yang ibu miliki , bagi ibu kamu begitu berharga karena bagi ibu kamu adalah berlian yang berkilau dan sekarang ibu tidak mau kehilangan kilau itu di wajahmu  walau ibu jauh yakinlah cinta ibu adalah cinta hakikimu !" dengan nada yang cukup tegas ibu mengatakan ini . ini salah satu bahasa yang mampu menyihir saya menjadi wanita yang kuat kembali :') terima kasih ibu .

saya yakin ibu dari sahabat2 yang lain akan sama seperti ibu saya ,pasti iya tidak akan tega melihat anaknya besedih , ayoo merapat kepelukan ibu kita kembali mohon maaf bila diri ini kadang melupakan kasih sayang nya , yakinlah seorang ibu pasti akan memaafkan anaknya sekalipun anak itu telah melukai hati nya .,
ini hanya sebuat catatan kecil dari saya ibu , catatan dimana anakmu ini mengakui kekurangan dan kekhilafan diri , ini tentu tidak akan ada artinya dengan seberapa besar pengorbananmu untuk saya ibu :'D 

ini foto ibu saya , ibu sang pemilik kerajaan Rahim
dari anakmu yang bangga mempunyai ibu sepertimu 


 ini ibu lagu untukmu bu 
 :')
 
_Musdalifah_

 


Read More

Kamis, 10 Januari 2013

Saat Diri Harus Beranjak Pergi

Jiwa meregang ...
Tubuhpun bergetar hebat,berbaur jeritan ketakutan atau linangan air mata
bahagia karena ingin bertemu Rabb-nya
Ditarik, dan dicabut dari setiap urat nadi , syaraf , dan akar rambut
Ini sebuah titah , ia harus kembali kepada pemilik-Nya
Allahu Akbar , Janji-Mu telah tiba

Yaa Robii ,,, alangkah sakit dan pedih
Laksana tiga ratus tusukan pedang , atau ringan bagaikan sebuah pengait
saat dimasukan dan ditarik dari gumpalan bulu yang basah
Duhai jiwa , seandainya engkau tahu bahwa sakaratul maut itu lebih ngeri
dan dahsyat dari sebuah sketsa yang ada

Sayup terdengar lantunan ayat suci Al-Qur'an dan sesegukan air mata yang tumpah
Lalu , hening berbalut sepi . semakin hening..... bening .....
Menggantikan hingar bingar dunia di kala pagi yang penat dan siang yang meranggas
Diampun menyisakan kepiluan , kesedihan atau berjuta kenangan .
Dia telah pergi dan tak akan pernah kembali

Ya Allah inikah kepastian yang telah Engkau tetapkan ?

Dimana tumpukan harta yang telah terkumpul sekian lama ? Pelayan yang setia , Rumah mewah
kendaraan , kebun rindang dan subur , pakaian yang indah , dan orang-orang  tercinta
dimanakah kalian kini berada ? .Semua telah direnggut kematian , dicampakkan dan dihempaskannya
kenikmatan dunia yang dahulu terlalu dielu-elukan . Adakah segala amanah dapat menuai pahala ?
Duhai Allah ...

Kegelapanpun menyeruak , hitam pekat ,laksana jelaga , sungguh mengerikan sebagian jiwa
yang akan berteman dengan amalan jahat hingga tibanya hari kiamat ,
Mencekam , berbaur jeritan keras memekakkan telinga , " Jangan kau datangkan kiamat Ya Allah , sungguh aku disini sudah sangat tersiksa !!!" saat diperlihatkan tempatnya di Neraka

Bagi sebagian lainnya, alam kubur justru membuat bahagia ,. Berteman amal sholeh yang diibaratkan sebagai
manusia dengan paras sangat menyenangakan . Lalu ia pun menjerit menangis  bahagia saat ditunjukkan tempatnya di surga ," Datangkan hari kiamat sekarang Ya Allah , aku ingin segera kesana !! "

Kematian ...
Erat menyiratkan takut dan pilu serta lantunan senadung duka . Menciptakan nada- nada pedih
dan gamang yang kadang menghujam iman hingga hatipun bertanya , mengapa selalu ada perpisahan ?
Rasa itu menghantam dan menikam pada keluarga yang di tinggalkan

Namun kematian adalah keniscayaan , keberadaan  ia telah dijanjikan
Kematian pun hakikatnya adalah sahabat akrab bagi setiap yang bernyawa
Sayang , kesadaran itu begitu menghentak saat orang- orang yang kita cintailah yang direnggut-Nya
Ketika itu auranya begitu dekat , serasa helaan nafas beraroma kematian

Duhai jiwa ...

Sadarkah engkau bahwa kelak kuburan adalah tempat peristirahatan ?
Sudahkah engkau siapkan malam pertama disana ? seperti kau sibukkan diri menjelang malam pertama
pernikahan ? Tidakkah engkau tahu bahwa ia adalah malam yang sangat mengerikkan,
malam yang membuat orang- orang sholeh menangis saat memikirkannya

Kau gerakkan lidah ini untuk membaca Al - Qur'an , tetapi tingkah lakumu tak pernah kau selaraskan
Kau kenal syaitan , tapi mereka kau jadikan teman
Kau ucapkan bahwa Rasulullah Sallallaahu Alayhi Wasallam adalah kecintaan namun sunnahNya kau tinggalkan .
Kau katakan ingi masuk surga , tapi tak pernah berhenti berbuat dosa
Tak hentinya - hentinya kau sibukkan dirimu dengan kesalahan saudaramu sendiri , padahal engkau
bukan manusia suci ..
Saat kau kebumikkan sahabat-sahabatmu yang telah mendahului , Mengapa kau mengira
dirimu tak akan pernah mati ?

Astagfirullah al' adzim ..

Duhai Allah
Engkau yang Maha Mendengar
Dengarkan munajat ini ya Rabb . berilah kesempatan untuk kami selalu
memperbaiki diri
Jadikkan diri ini bersih , hingga saat menghadap Mu nanti

Allahumma hawwin 'alainaa fii sakaratil maut
Allahumma hawwin 'alainaa fii sakaratil maut
Allahumma hawwin 'alainaa fii sakaratil maut

Ringankan kematian kami Ya Allah .
Mudahkanlah duhai pemilik jiwa
jadikan hati ini ikhlas saat malaikat maut menyapa
Hingga kematian menjadi sangat indah kematian yang husnul khaatimah

Wallahua'alm bish showab



karya : Abu Aula



Pertama kali saya membaca puisi ini saya langsung meneteskan airmata ,  kagum dengan isi puisi  ini saya langsung mengingat kematian yang di Rahasiakan Nya .
jika kita mulai bicara tentang kematian . adakah yang dapat melarikan diri dari kematian ?  dan adakah kematian bisa kita minta undur sehari saja atau bahkan meminta agar memperpanjang nafas beberapa detik sekedar mengucapkan 2 kalimat syahadat ? mungkin tidak akan pernah bisa kita meminta perpanjangan waktu walau hanya beberapa detik saja..



أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِككُّمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍ
Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh. (QS. 4:78).


aggaknya bagi sahabat- sahabatku ini pasti senantiasa mau mengingat kematian dan mencoba mempergunakan sisa watu yang dimiliki tetapi bagaimana dengan sahabat- sahabat kita yang masih tertutup akan kematian ,dan mendewakan kehidupan dunia .
saya pernah mendengar dialog beberapa orang yang begitu menyepelekan kematian ini .

" kehidupan itu hanya ada di dunia "

> jelas ia bebicara lantang seperti itu karena ia belum mempercayai akan ada hari penghisabban 

" selagi masih hidup di dunia maka bersenang-senaglah "

> Sungguh ironis sisa hidup hanya untuk bersenang- senang , kayanya pemikiran bahwa hidup ini kekal sudah ada dalam maindset dirinya ..

padahal ...


وَمَا جَعَلْنَا لِبَشَرٍ مِّن قَبْلِكَ الْخُلْدَ أَفَإِنْ مِّتَّ فَهُمُ الْخَالِدُونَ .كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ
Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad), maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? (QS. 21:34) Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. (QS. 21:35)
" surga mah gimana nanti aja deh , orang kita hidup dunia udah ngomongin surga2 aja "

> memang surga itu adalah kehidupan akhirat yang tentu tidak dipercayai bagi mereka yang belum memahami arti hidup dan belum memahami agamanya lebih dalam lagi . tetapi bila keimanan telah melekat maka kata2 diatas tidak mungkin terlontarkan begitu saja . semoga saja sahabat-sahabat yang membaca blog ini tidak ada yang meraggukan akan kematian dan berlomba lomba berbuat kebaikkan  ...

يَتْبَعُ الْمَيِّتَ ثَلَاثٌ فَيَرْجِعُ اثْنَانِ وَيَبْقَى وَاحِدٌ يَتْبَعُهُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَعَمَلُهُ فَيَرْجِعُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَيَبْقَى عَمَلُهُ
Mayit akan diikuti oleh tiga perkara (menuju kuburnya), dua akan kembali, satu akan tetap. Mayit akan diikuti oleh keluarganya, hartanya, dan amalnya. Keluarganya dan hartanya akan kembali, sedangkan amalnya akan tetap. (HR. Bukhori; Muslim; Tirmidzi; Nasai)
hadist ini menegaskan saat roh dan tubuh berpisah maka hanya amalan yang menemani
hal ini sama seperti bait- bait puisi diatas "Kematian pun hakikatnya adalah sahabat akrab bagi setiap yang bernyawa"
"Bagi sebagian lainnya, alam kubur justru membuat bahagia ,. Berteman amal sholeh yang diibaratkan sebagai
manusia dengan paras sangat menyenangakan ."
 iya ini alasan menagapa saya begitu tertarik menuliskan puisi diatas karena apa yang ditulisakan memang bemar adanya

*(ngomong-ngomong saya sering sekali membahas tentang kematian yah )
yah biarkan admin mencoba terus mengingat kematian 
sebagiamana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ : الْمَوْتَ , فَإِنَّهُ لَمْ يَذْكُرْهُ أَحَدٌ فِيْ ضِيْقٍ مِنَ الْعَيْشِ إِلاَّ وَسَّعَهُ عَلَيْهِ , وَلاَ ذَكَرَهُ فِيْ سَعَةٍ إِلاَّ ضَيَّقَهَا عَلَيْهِ
Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan: yaitu kematian. Karena sesungguhnya tidaklah seseorang mengingatnya di waktu sempit kehidupannya, kecuali (mengingat kematian) itu melonggarkan kesempitan hidup atas orang itu. Dan tidaklah seseorang mengingatnya di waktu luas (kehidupannya), kecuali (mengingat kematian) itu menyempitkan keluasan hidup atas orang itu. (HR. Ath-Thobaroni dan Al-Hakim Shahih Al-Jami’ush Shaghir: no. 1222; Shohih At-Targhib, no: 3333)

saya tidaklah manusia yang suci dan saya sadar betul akan dosa yang terus melumuri diri ini . maka dengan saling mengingatkanlah tujuan akhir dari tulisan ini
ayo sahabat-sahabat yang sholeh nan sholeha mari mempergunakkan sisa hidup ini dengan kebaikan serta amalan karena malaikat Raqib senantiasa menuliskan apa saja kebaikan kita tanpa terlewatkan :)



Read More

Translate

© " Hudzaifah ", AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena